Showing posts with label politik. Show all posts
Showing posts with label politik. Show all posts

Ini Nama-nama Besar dalam Suap E-KTP, Ada Gamawan dan Yasonna Laoly

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo memenuhi janjinya mengenai pengungkapan sejumlah nama besar yang diduga terlibat korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). Nama-nama itu dibacakan jaksa penuntut umum dalam sidang tindak pidana korupsi pada Kamis, 9 Maret 2017. Di antaranya ada Gamawan Fauzi dan Yasonna Laoly, yang kini menjabat Menteri Hukum dan HAM. Lihat kasus suap e-KTP

Nama-nama Besar dalam Suap E-KTP, Ada Gamawan dan Yasonna Laoly

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo memenuhi janjinya mengenai pengungkapan sejumlah nama besar yang diduga terlibat korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). Nama-nama itu dibacakan jaksa penuntut umum dalam sidang tindak pidana korupsi pada Kamis, 9 Maret 2017. Di antaranya ada Gamawan Fauzi dan Yasonna Laoly, yang kini menjabat Menteri Hukum dan HAM. Berita selengkapnya di Tempo.co.

Ahok yang Salah Ruangan Kok KPU yang Disalahkan

"Saya sangat shock menyaksikan seorang pemimpin yang bisa begitu tiba-tiba meletup kemarahannya di depan publik hanya karena kesalahpahamannya sendiri. Persyaratan utama seorang pemimpin adalah bisa mengontrol emosinya agar tidak selalu menimbulkan masalah dan kegaduhan sosial maupun kegaduhan politik."

Demikian catatan Edriana Noerdin di Indonesiana, Ahok yang Salah Ruangan Kok KPU yang Disalahkan, tentang kronologi rapat Pleno KPUD DKI Jakarta tentang penetapan hasil pilkada DKI putaran 1 dan penetapan pasangan calon Gubernur DKI Jakarta yang akan maju pada putaran kedua di Hotel Borobudur, Jakarta.

Ernest Douwes Dekker yang Nasionalis

Nih cerita menarik tentang Douwes Dekker. Khususnya bagi penggemar sejarah. Siapa dia? Apa yang telah dilakukannya bagi Indonesia? Catatan Prima Dwianto di Indonesiana: Ernest Douwes Dekker: Indis Nasionalis

Jalan Buntu Mengatasi Teroris Asing

Foreign Terrorist Fighter atau Teroris Asing lebih berbahaya dari teroris biasa. Otaknya sudah dicuci dengan pandangan tentang kekerasan dan mereka juga punya pengalaman perang. Begitu penjelasan Didik N Rahmanto, anggota Satgas Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, di Indonesiana: Jalan Buntu Mengatasi Teroris Asing